Perkawinan adat di Bali punya kekayaan tradisi yang unik. Salah satunya adalah tradisi Nyentana. Bagi sebagian besar masyarakat, perkawinan identik dengan pihak laki-laki yang membawa istrinya ke rumah atau keluarganya (Purusa atau Pala Karma). Nah, Nyentana ini kebalikannya, lho! Dalam tradisi Nyentana, justru pihak laki-laki yang ‘masuk’ ke keluarga perempuan, mengubah kedudukannya secara adat