I. Pendahuluan
A. Deskripsi Singkat
Mata kuliah ini memberikan wawasan mendalam mengenai peran analisa dan
perancangan dalam pengembangan usaha atau proyek.
Mahasiswa akan memahami
bagaimana metode analisis digunakan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas,
dan keberlanjutan bisnis dalam menghadapi tantangan kompetitif. Analisa
perancangan perusahaan tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga
strategis, finansial, dan operasional yang diperlukan untuk mencapai tujuan
bisnis.
B. Tujuan Pembelajaran
Setelah menyelesaikan modul ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Memahami
fungsi analisa dan perancangan dalam pengembangan usaha atau proyek.
- Mengidentifikasi
ruang lingkup analisis dan perancangan dalam konteks bisnis dan proyek.
- Mengaplikasikan
konsep analisa dan perancangan pada studi kasus bisnis.
- Mengevaluasi
dampak analisis dan perancangan dalam keberlanjutan usaha atau proyek.
II. Fungsi Analisa Perancangan Perusahaan
A. Definisi dan Pentingnya Analisis Perancangan
- Analisis
Perusahaan: Kajian terhadap faktor internal dan eksternal yang
memengaruhi kinerja bisnis. Analisis ini mencakup evaluasi kekuatan,
kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) serta analisis kompetitif.
- Perancangan
Perusahaan: Proses strategis dalam menentukan struktur, proses, dan
strategi bisnis guna mencapai tujuan usaha atau proyek. Perancangan ini
melibatkan pembuatan model bisnis, desain operasional, dan rencana
implementasi.
- Signifikansi:
- Membantu
perencanaan strategis dengan menyediakan data dan informasi yang akurat.
- Meningkatkan
efisiensi operasional melalui optimalisasi sumber daya.
- Meminimalkan
risiko usaha dan proyek melalui identifikasi dan mitigasi risiko.
B. Fungsi Utama Analisis dan Perancangan dalam
Pengembangan Usaha/Proyek
- Identifikasi
Kebutuhan dan Peluang Pasar
- Analisis
Permintaan dan Tren Pasar: Mengidentifikasi kebutuhan konsumen dan
tren industri yang dapat dimanfaatkan.
- Evaluasi
Keunggulan Kompetitif: Menentukan keunggulan perusahaan dibandingkan
pesaing, seperti harga, kualitas, atau inovasi.
- Perencanaan
Strategis dan Model Bisnis
- Penyusunan
Visi, Misi, dan Tujuan: Menetapkan arah dan tujuan jangka panjang
perusahaan.
- Pengembangan
Strategi Bisnis dan Inovasi: Merancang strategi untuk mencapai
tujuan, seperti ekspansi pasar atau diversifikasi produk.
- Efisiensi
Operasional dan Pengelolaan Risiko
- Optimalisasi
Sumber Daya: Mengelola sumber daya manusia, finansial, dan material
secara efisien.
- Identifikasi
dan Mitigasi Risiko Bisnis: Menilai risiko seperti fluktuasi pasar,
perubahan regulasi, atau bencana alam, dan menyusun rencana mitigasi.
- Sustainability
dan Skalabilitas Usaha
- Implementasi
Strategi Pertumbuhan Bisnis: Merancang strategi untuk meningkatkan
skala usaha, seperti ekspansi geografis atau peningkatan kapasitas
produksi.
- Evaluasi
Keberlanjutan Usaha dan Proyek: Menilai dampak lingkungan, sosial,
dan ekonomi dari usaha/proyek untuk memastikan keberlanjutan jangka
panjang.
III. Ruang Lingkup Analisa Perancangan Perusahaan
A. Ruang Lingkup dalam Konteks Bisnis
- Aspek
Internal
- Struktur
Organisasi dan Manajemen: Menentukan hierarki dan alur kerja yang
efektif.
- Sumber
Daya Manusia dan Budaya Perusahaan: Mengelola talenta dan menciptakan
budaya kerja yang produktif.
- Teknologi
dan Sistem Informasi: Memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan
efisiensi dan inovasi.
- Aspek
Eksternal
- Analisis
Persaingan Industri: Menilai kekuatan dan kelemahan pesaing.
- Regulasi
dan Kebijakan Pemerintah: Memahami dampak regulasi terhadap
operasional bisnis.
- Tren
Ekonomi dan Sosial: Mengidentifikasi tren makroekonomi dan perubahan
sosial yang memengaruhi bisnis.
B. Ruang Lingkup dalam Konteks Proyek
- Perencanaan
Proyek
- Studi
Kelayakan Proyek: Menilai kelayakan finansial, teknis, dan
operasional proyek.
- Penyusunan
Business Plan: Merancang rencana bisnis yang mencakup tujuan,
strategi, dan anggaran.
- Eksekusi
dan Monitoring
- Manajemen
Timeline dan Anggaran: Memastikan proyek selesai tepat waktu dan
sesuai anggaran.
- Evaluasi
Progres Proyek: Memantau kemajuan proyek dan mengidentifikasi
penyimpangan.
- Evaluasi
dan Penyempurnaan
- Analisis
Keberhasilan Proyek: Menilai apakah proyek mencapai tujuannya.
- Rekomendasi
Perbaikan untuk Proyek Selanjutnya: Mengidentifikasi pelajaran yang
dapat diterapkan pada proyek berikutnya.
IV. Studi Kasus dan Diskusi
A. Studi Kasus
Mahasiswa diberikan contoh perusahaan atau proyek yang berkembang pesat serta
diminta menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi pada keberhasilannya.
- Contoh
Studi Kasus 1: Perusahaan startup teknologi yang berhasil melakukan
ekspansi pasar internasional.
- Contoh
Studi Kasus 2: Proyek infrastruktur besar yang berhasil diselesaikan
tepat waktu dan sesuai anggaran.
B. Diskusi Kelas
- Tantangan
dalam Menerapkan Analisis dan Perancangan di Dunia Bisnis Nyata:
Diskusi tentang kendala seperti keterbatasan sumber daya, perubahan pasar,
dan risiko yang tidak terduga.
- Strategi
Efektif dalam Meningkatkan Daya Saing dan Pertumbuhan Usaha: Diskusi
tentang inovasi, kolaborasi, dan adaptasi terhadap perubahan pasar.
V. Evaluasi dan Tugas
- Quiz:
Uji pemahaman tentang fungsi dan ruang lingkup analisa perancangan.
- Contoh
Soal:
- Jelaskan
perbedaan antara analisis internal dan eksternal dalam konteks bisnis!
- Sebutkan
tiga fungsi utama analisa perancangan perusahaan!
- Tugas
Kelompok: Analisis dan perancangan strategi bisnis atau proyek
berdasarkan studi kasus.
- Contoh
Tugas:
- Rancang
strategi bisnis untuk perusahaan yang ingin memasuki pasar baru.
- Buat
rencana proyek untuk pembangunan fasilitas produksi baru.
- Presentasi:
Pemaparan hasil analisis dan strategi perancangan yang telah dirancang.
VI. Referensi
- Kerzner,
H. (2022). Project Management: A Systems Approach to Planning,
Scheduling, and Controlling. John Wiley & Sons.
- Osterwalder,
A., & Pigneur, Y. (2010). Business Model Generation.
Wiley.
- Kotler,
P., & Keller, K. (2022). Marketing Management. Pearson.
Fungsi dan Ruang Lingkup Analisa Perancangan Perusahaan
dalam Pengembangan Suatu Usaha/Proyek
0 Comments